EMC Tambah Amunisi
Hide Ads

Laporan dari Las Vegas

EMC Tambah Amunisi

- detikInet
Selasa, 06 Mei 2014 17:36 WIB
Suasana acara (ash/inet)
Las Vegas - Raksasa di industri storage, EMC, mendapatkan tambahan amunisi setelah memastikan untuk mengakuisisi DSSD, startup yang bermain di lini bisnis rack-scale flash storage.

DSSD bukanlah sembarang startup. Ini merupakan perusahaan yang digawangi oleh para pentolan Sun Microsystems -- Bill Moore dan Andy Bechtolsheim.

Tidak disebutkan berapa nilai akuisisi tersebut. Yang pasti, DSSD nantinya bakal menjadi unit bisnis sendiri di bawah divisi Emerging Technology Product EMC.

Adapun Bill Moore didaulat untuk memimpin DSSD, sementara Andy Bechtolsheim akan menduduki posisi strategic advisor.

EMC sejatinya merupakan investor awal DSSD dan menjadi development partner bagi startup ini. Maka dari itu, melihat kolaborasi keduanya di masa depan yang bisa lebih intim lagi, EMC pun meminangnya.

"EMC bekerjasama dengan DSSD lebih dari setahun lalu. EMC memimpin investasi seri A di DSSD dan menjaga hubungan ini dengan menjadi development partner yang aktif. Dan kini, kami (EMC-red) bergabung dengan Andy, Bill dan tim DSSD lainnya," kata David Goulden, CEO EMC Information Infrastructure dalam acara EMC World Conference 2014 di Las Vegas yang dihadiri detikINET.

Sayang, dalam acara tersebut, baik EMC atapun DSSD belum mau mengungkap produk apa yang bakal dikembangkan mereka. Yang pasti, produk rack-scale flash storage DSSD diharapkan sudah tersedia pada tahun 2015.

Dimana optimalisasi produk ini akan hadir pada in-memory database (SAP HANA, GemFire, dan lainnya), real time analisis (risk management, fraud detection, pivotal HD), serta high performance application untuk penelitian dan pemerintah.

Joe Tucci, Chairman & CEO EMC menambahkan, aksi akuisisi dari EMC tak akan berhenti sampai di sini. Bahkan, perusahaan yang berbasis di Hopkinton, Masschussets, AS itu sudah menyiapkan anggaran yang tidak sedikit untuk menambah amunisi dari akuisisi.

"Yakni mencapai 10% dari revenue untuk akuisisi teknologo dan 12% dari revenue untuk research & development. Tentu ini bukan angka yang sedikit," pungkasnya, tanpa mau merinci lebih lanjut.


(ash/fyk)